Minggu, 06 Juli 2014

Komunikasi


PENGARUH MEDIA SOSIAL DALAM KOMUNIKASI

·       Pengertian Komunikasi
            Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.

·       Latar Belakang
Perkembangan globalisasi terutama di bidang teknologi informasi telah membawa perubahan besar bagi bentuk komunikasi mahasiswa. Era teknologi informasi yang lebih mendominasi dibandingkan dengan bidang lain. secara tidak langsung mempengaruhi dan mengharuskan mahasiswa untuk  ikut di dalamnya. Dunia maya yang lebih kita kenal dengan istilah internet telah memberikan banyak pengaruh dan perubahan bagi penggunanya.
Sebuah tren yang belakangan ini melanda dunia maya atau internet adalah tren jejaring sosial. Situs jejaring sosial berkembang bagaikan jamur dimusim hujan, bahkan beberapa situs yang dahulunya tidak dipakai untuk situs jejaring sosial pun mulai mengembangkan diri ke situs jejaring sosial.Tren ini juga telah mempengaruhi pada kebiasaan menulis di blog yang sebelumnya juga sempat menjadi tren. Hal ini  tentunya akan memberikan dampak terhadap kumunikasi mahasiswa terhadap lingkunganya.
Pada awal perkembangan internet sebelum munculnya situs jejaring sosial, mahasiswa menggunakannya untuk belajar, mencari tugas, informasi, dan untuk bertukar email dengan teman-teman mereka. Namun seiring dengan di buatnya situs jejaring sosial mulailah terjadi pergeseran penggunaan dan fungsi dari internet, contohnya seperti menggeser control komunikasi melalui jejaring sosial ke penerima, yang membalikan proses komunikasi tradisional, seperti yang biasa kita jumpai dalam berita televisi, penerima kini berpindah kelusinan,atau bahkan ratusan, sehingga kita bisa ngobrol dengan beberapa orang pilihan sekaligus pada ruang yang sama.
Salah satu masalah bergaul dalam internet pada mahasiswa adalah berkomunikasi yang tidak langsung, kita tidak tahu secara persis karakter dari kenalan baru kita, kita juga tidak tahu wajahnya, kita tidak bisa yakin dengan kenalan baru kita apakah laki-laki atau perempuan, bahkan kenalan baru kita itu benar – benar ada atau tidak.
Lewat facebook kita jadi tidak ragu lagi berkenalan dengan orang baru, jaringan persahabatan difacebook secara langsung atau tidak didasarkan pada rekomendasi orang lain atau teman yang kita kenal sebelumnya.Di facebook kita dapat teman dari teman kita,bukan Cuma teman dari teman kita tetapi juga teman - teman lama kita. Facebook juga menjadi salah satu kosakata penting dalam pergaulan ditingkat global.Kalangan Profesional,Pengusaha, Politisi, Selebritis, Mahasiswa, Siswa sekolah dan Ibu rumah tangga dibanyak Negara yang diantaranya diindonesia yang namanya facebook.
Demikianlah yang melatar belakangi pembuatan makalah ini,supaya yang bersangkutan bisa memahami sistimatika cara berkomunikasi yang efektif,semoga bermanfaat.

·       Situs Jejaring Sosial
Situs Jejaring Sosial (SJS) atau Social Network  Service (SNS) diartikan oleh Boyd dan Ellison sebagai situs yang memberikan layanan sebagai web yang memungkinkan penggunanya untuk membangun suatu profile public atau semi public dalam suatu sistem terbatas,  menampilkan daftar teman yang melaluinya para pengguna dapat saling berbagi relasi dan memperlihatkan dan mengubah daftar relasi mereka dalam sistem tersebut.
Ofcom (Office of Communication) mendefinisikan situs jejaring sosial sebagai situs yang menyediakan layanan bagi pengguna untuk membuat profil atau halaman pribadi,dan membangun jejaring sosial onlain.Halaman profil berisi informasi pribadi (nama, kelamin, agama, dll).Sebagai tambahan situs jejaring sosial juga menyediakan kostumasi halaman, layanan berbagai foto, video, dan musik. Pengguna dapat membanun jejaring sosial yang dapat ditampilkan dalam bentuk daftar teman.Teman disini dapat berarti teman atau kenalan mereka didunia nyata, atau hanya orang – orang mereka kenal secara onlain, atau bahkan yang tidak mereka kenal sma sekali.
Beberapa fakta yang dapat dikemukakan adalah sebagian besar pengguna situs jejaring sosial adalah remaja dan dewasa muda, khususnya kalangan pelajar, mahasiswa dan juga selebritis.Sepertinya situs jejaring sosial telah menjadi “ tempat bermain” popular dan menyenangkan bagi mereka. Beberapa penelitian seperti yang dilakukan Ofcom, mendukung fakta – fakta tersebut. Selain itu masalah kesadaran pengguna pada masalah prifasi tidak menghentikan mereka untuk terlibat dalam sitis jejaring sosial dengan alasan. 

Ofcom (Office of Communication) cepatnya pertumbuhan situs jejering sosial didorong oleh beberapa faktor yaitu :
v  Meningkatnya penetrasi internet dan kecepatan koneksinya
v  Meningkatnya implek tehnologi informasi dan komunikasi
v  Meningkatnya usability/user-friendly aplikasi
v  Situs jejaring sosial merupakan bagian dari pertumbuhan teknologi web 2.0
v  Komunikasi disekitar topic – topic relasi sosial atau pergaulan
v  Meningkatnya keanekaragaman aplikasi yang memperkaya sistim jejaring sosial, seperti instant messanging, social network display, chatting, dan layanan untuk berbagi foto, video, dan musik
Dari beberapa literatur, pengguna sistem jejaring sosial dapat memberikan keuntungan atau kerugian. 

Keuntungan yang dapat diberikan berupa :
v  Sebagai tempat mencari kesenagan dan hiburan
v  Salah satu cara merawat relasi yang sudah ada
v  Salah satu jalan untuk mencari teman lama
v  Salah satu cara untuk membangun relasi baru
v  Sebagai alat untuk membangun kepercayaan diri
v  Sebagai kesempatan untuk menjadi orang lain
v  Sebagai sarana untuk mengangkat masalah – masalah sosial

Dan kerugian yang dapat diberikan oleh situs jejaring sosial adalah sebagai berikut :
v  Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk situs jejaring sosial
v  Menggunakan profil untuk mempromosikan diri yang berlebihan
v  Menipu melalui situs jejaring sosial
v  Disalahgunakan untuk penyimpangan seperti pencurian identitas
v  Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain dan lingkungan
v  Kurangnya waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas 
Pola financial yang terkesan membuang uang apabila tidak digunakan dengan bermanfaat, dll.

·       Dampak yang Muncul Terhadap Mahasiswa
Setelah dijelaskan penjang lebar tentang situs jejaring sosial dan teori komunikasi, akan timbul dampak negatif dan positif yang terjadi pada mahasiswa  yang dikarnakan berlebihan memakai situs jejaring sosial khususnya karna mahasiswa adalah :

Dampak Negatif
a. Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung yang dianggap lebih efektif.
Kehadiran munculnya jejaring sosial merubah cara berinteraksi pada mahasiswa, Dengan seringnya memekai situs jejaring sosial membuat mahasiswa asyik dengan hidupnya sendiri, banyak sekali waktu yang tersita dengan sia – sia, padahal waktu itu bisa dipakai untuk berinteraksi dengan orang lain, dan hilangnya rasa kedekatan antara satu dengan yang lain.Padahal tadi juga sudah dijelaskan cara berkomuniksi yang efektif menurut yang dijelaskan diatas.
b. Karna tidak dibatasinya berkomunikasi, situs jejaring sosial dapat mengakibatkan kecemburuan sosial.
Dalam situs ini tidak adanya batasan – batasan dalam kita berkomunikasi dengan orang lain,situs ini terlalu memberi kebebasan kepada siapapun dalam berkomunikasi yang menyebabkan kebanyakan orang memakai untuk berselingkuh dengan orang lain.
c. Hilangnya komuniksi secara antar personal (Interpersonal Communication)
Malasnya berkomunikasi secara langsung diakibatkanya berkomunikasi lewat media situs jejaring sosial dianggap lebih mudah dan praktis tetapi yang dilakukan banyak yang tidak sadar bahwa cara mereka berkomunikasi itu kurang efektif karena tidak bisa lihat langsung efek yang terjadi pada komunika.
d. Kurangnya rasa kebersamaan atau diskusi yang dilakukan secara formal seperti sebelum adanya situs ini.
Dalam kehidupan yang digerakan oleh teknologi kesuksesan hidup didunia sangat tergantung pada penguasa pengetahuan, dan kemampuan mengelola emosi, serta hubungan sosial, digerakan oleh teknologi. Sebelum adanya media internet mahasiswa sering melakukan diskusi dengan mahasiswa lain dengan berkelompok, disitu juga tumbuh rasa kebersamaan dan iktan persaudaraan yang sangat erat sekali, sehingga mereka merasa tidak adanya perbedaan diantara mereka.Yang disebut juga (Bhinika Tunggal Eka).

Dampak Positif
a.      Komunikasi menjadi lebih lancar
Dengan adanya situs jejaring sosial maka secara praktis hubungan antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain menjadi lebih lancar. Ketika mahasiswa ingin berkomunikasi dengan teman mereka yang lain, mereka tinggal membuka laptop, pc atau hp untuk mengakses situs jejaring sosial. Saat terdapat teman mereka yang aktif (online) mereka tinggal memulai berkomunikasi dengan chat, message, atau memasang status dan saling mengomentari.
b.     Penyampaian pesan menjadi lebih mudah
Berkomunikasi menggunakan situs jejaring sosial mempermudah komunikan dalam menyampaikan pesan kepada komunikator. Namum tidak semua pesan dapat dipahami secara sempurna oleh komunikan, hal ini disebabkan karena pesan yang disampaikan hanya berbentuk tulisan jadi dimungkinkan masih mengandung banyak penafsiran dari komunikator.
c.      Fleksibilitas Hubungan komunikan dan komunikator
Komunikan dan komunikator dapat melakukan komunikasi di mana saja dan kapan saja. Dengan demikian transfer pesan dari komunikator kepada komunikan menjadi lebih fleksibel dibandingkan dengan komunikasi tradisional yaitu harus bertatap muka secara langsung,tetapi komunikasikan yang demikian  kurang efektif karna tidak tahu efek secara langsung yang ditimbulkan komunikan, dalam menyerap pesan yang disampaikan komunikator.

Kamis, 05 Juni 2014

PERENCANAAN ORGANISASI KEWIRAUSAAN


PERENCANAAN ORGANISASI KEWIRAUSAAN

Definisi Perencanaan
Perencanaan adalah proses menentukan dengan tepat apa yang akan dilakukan organisasi untuk mencapai tujuannya. Dalam istilah yang lebih resmi, perencanaan didefinisikan sebagai perkembangan sistematis dari program seperti Promo Member Alfamart tersebut sebagai perkembangan sistematis dari program tindakan yang ditujukan pada pencapaian tujuan bisnis yang telah disepakati dan dianalisa dengan proses evaluasi dan seleksi diantara diantara kesempatan-kesempatan yang terprediksi.

Tujuan Perencanaan
Tujuan yang yang paling utama dari perencanaan adalah membantu organisasi mencapai tujuannya. Tanpa adanya perencanaan biasanya akan timbul tidak adanya koordinasi dan ketidak efisienan.
Tujuan perencanaan mempunyai 2 maksud, yaitu :
a.       Perlindungan
Memperkecil resiko dengan cara mengurangi ketidakpastian disekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajerial yang berhubungan.
b.      Kesepakatan
Membentuk usaha yang terkoordinasi dalam sebuah organisasi.
Keuntungan dan Kerugian Perencanaan
Dalam pelaksanaan perencanaan terdapat banyak keuntungan seperti berikut ini :
a.       Membantu Wirausahawan Berorientasi ke Masa Depan
Wirausahawan dituntut untuk dapat berfikir jauh ke masa mendatang, mempunyai tekad yang kuat dalam pencapaiannya, dan dapat memprediksi masalah – masalah yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
b.      Koordinasi Keputusan
Keputusan yang dibuat harus tersusun dengan proses perencanaan.
c.       Perencanaan Menekankan Tujuan Operasional
Pada dasarnya tujuan organisasi adalah perencanaan, wirausahawan secara konstan di ingatkan dengan apa yang ingin dicapai organisasi tersebut.
Kerugian Perencanaan :
Penekanan pada program perencanaan akan memakan banyak waktu manajemen sehingga manajemen harus membagi antara waktu yang digunakan untuk perencanaan dengan waktu yang digunakan untuk fungsi manajemen lainnya seperti pemgorganisasian, mempengaruhi dan pengawasan.

Jenis-Jenis Perencanaan
Dalam aktivitas perencanaan terdapat dua jenis :
a.      Perencanaan Strategis
Adalah perencanaan jangka panjang yang dipusatkan pada organisasi secara keseluruhan. Perencanaan jangka panjang wirausahawan adalah mencoba menentukan apa yang akan dilakukan oleh organisasi agar berhasil dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun mendatang.

b.      Perencanaan Taktis
Adalah perencanaan jangka pendek yang menekankan pada operasi berbagai bagian organisasi yang sedang berjalan. Wirausahawan menggunakan perencanaan taktis untuk menguraikan apa yang harus dilakukan oleh berbagi bagian dari organisasi untuk mencapai keberhasilan pada jangka waktu satu tahun atau kurang.
Wirausahawan memerlukan perencanaan strategis maupun taktis, tetapi kedua program tersebut harus saling berhubungan agar tercapai suatu keberhasilan. Perencanaan taktis hendaknya dipusatkan pada apa yang akan dilakukan dalam jangka pendek untuk membantu mencapai tujuan jangka panjang yang ditentukan dengan perencanaan strategis.

Perencanaan dan Tingkat Manajemen
Tingkatan Manajemen dalam waktu perencanaan :
1. Manajemen puncak mempunyai tanggung jawab utama untuk melihat apakah perencanaan sudah dilaksanakan atau tidak dan menggunakan waktu perencanaan lebih banyak dibanding manajemen tingkat menengah dan bawah
2. Manajemen tingkat menengah menggunakan waktu yang lebih banyak dibanding manajer tingkat bawah
3. Manajemen tingkat bawah lebih terlibat dalam kegiatan operasional dari organisasi dan mempunyai waktu yang lebih sedikit dalam proses perencanaan
Tipe Perencanaan :
1. Manajer tingkat bawah membuat perencanaan jangka pendek dengan keahlian operasi harian menyebabkan menjadi perencana terbaik pada jangka pendek
2. Manajer tingkat menengah membuat perencana jangka yang agak panjang
3. Manajer puncak membuat perencanaan jangka panjang yang mempunyai pengertian yang baik mengenai situasi organisasional keseluruhan

6 langkah dalam proses perencanaan, yaitu :
1. Menyatakan tujuan organisasi yang jelas untuk dimulainya suatu perencanaan
2. Memilih berbagai cara alternatif untuk mencapai tujuan
3. Mengembangkan premis/asumsi yang menjadi dasar alternatif kelayakan penggunaan setiap alternatif
4. Memilih alternatif terbaik untuk mencapai tujuan
5. Pengembangan rencana berdasarkan alternatif yang dipilih dimana rencana jangka panjang dan jangka pendek mulai dirumuskan
6. Memfungsikan rencana-rencana ke dalam tindakan-tindakan yang memberi organisasi dengan pengarahan aktivitas jangka pendek dan jangka panjang

Pendekatan – pendekatan dalam Perencanaan
Pendekatan Probabilitas Tinggi
pendekatan ini ditujukan langsung untuk menjamin tingkat keberhasilan yang bisa diterima dan juga tujuan organisasional dapat diukur
Keuntungan :
1. Menghasilkan rencana yang tepat
2. Perencana hanya memusatkan pada penemuan cara yang praktis untuk mendapatkan tingkat keberhasilan yang diinginkan
Kerugian : tidak mendorong rencana yg kreatif

Pendekatan Maksimisasi
Pendekatan ini secara konstan menggunakan teknik kuantitatif dengan menggunakan model matematis. Melalui penggunaan model matematis, perencana pendekatan maksimisasi mencoba untuk :
1. Memperkecil sumber daya yang digunakan untuk mendapatkan tingkat prestasi tertentu
2. Memaksimalkan prestasi yang dapat dicapai dengan sumber daya yang tersedia
3. Mendapatkan keseimbangan biaya dan manfaat yang terbaik
Keuntungan : secara kontinyu menekankan pada pencapaian keuntungan potensial dari organisasi dan menggunakan teknik kuantitatif untuk mengembangkan rencana-rencana
Kerugian : memperlakukan seluruh komponen organisasi dapat dikualifikasikan dan diprediksi walau beberapa aspek organisasi tidak dapat diprediksi dan dikuantifikasikan (perilaku manusia)
Pendekatan Adaptasi
Pendekatan ini menekankan pada perencanaan yang efektif dipusatkan untuk membantu organisasi menyesuaikan diri dengan variabel eksternal atau internal
Perencana yang menggunakan Pendekatan Adaptasi :
1. Melihat perubahan organisasional yang tidak dapat dihindari
2. Antisipasi pada perubahan masa depan
3. Menentukan dan menganalisa organisasional bagaimana memodifikasi organisasi ketika untuk berubah
Keuntungan : berfokus pada lingkungan eksternal dan internal organisasi untuk memprediksi perubahan organisasional
Kerugian : penekanan yang kurang pada tujuan organisasi sehingga analisa dan perubahan yang dihasilkan merupakan akhir perencanaan daripada sebagai alat mencapai keberhasilan

Rencana - rencana
Definisi
Yaitu suatu tindakan tertentu yang untuk membantu organisasi mencapai tujuan. Perencanaan, proses evaluasi semua informasi yang  relevan dan penilaian perkembangan masa depan yang mungkin, menghasilkan suatu perencanaan mengenai arah tindakan yang direkomendasikan suatu rencana.
4 Dimensi besar dalam sutu rencana adalah sebagai berikut :
  1. Perulangan : menguraikan jangka suatu rencana yang digunakan dari waktu ke waktu. Rencana dari jenis ini pada dasarnya tidak berulang-ulang. Beberapa rencana dirancang untuk digunakan dari waktu ke waktu dan dirancang secara kontinyu pada jangka panjang.
  2. Waktu : jangka periode waktu yang diliputi oleh suatu rencana. Rencana strategis adalah rencana jangka panjang, sementara taktis adalah rencana jangka pendek.
  3. Jangkauan : menguraikan dari sistem manajemen total ke dalam rencana yang ditujukan. Semakin besar bagian sistem manajemen oleh suatu rencana, semakin luas jangkauan dari rencana tersebut.
  4. Tingkatan : menunjukan tingkatan organisasi dimana rencana tersebut ditujukan. Rencana tingkat atas atau puncak adalah rencana yang dirancang untuk tingkatan manejemen puncak. Rencana tingkat menengah dan bawah dirancang masing-masing untuk manajemen tingkat menengah dan bawah.

 Jenis – jenis Rencana
Dengan menggunakan dimensi perulangan sebagai pedoman, rencana-rencana organisasional dibagi menjadi dua tipe yaitu rencana tetap dan rencana sekali pakai. Rencana tetap digunakan berulang-ulang karena rencana ini difokuskan pada situasi organisasional yang terjadi berulang-ulang. Rencana sekali pakai hanya digunakan sekali atau beberapa kali karena rencana tersebut difokuskan untuk berhubungan dengan situasi relatif unik dalam organisasi. Rencana tetap bisa dibagi menjadi kebijaksanaan, prosedur dan aturan. Rencana sekali pakai dibagi menjadi program dan anggaran.
Rencana tetap :
Ø  Kebijaksanaan-kebijaksanaan adalah rencana tetap yang memberi garis pedoman luas bagi penyaluran pemikiran manajemen pada arah tertentu. Suatu kebijakan pada umumnya adalah suatu ekspresi umum dari maksud manajemen pada tindakan apa sebaiknya diambil untuk mencapai tujuan organisasional.
Ø  Prosedur adalah rencana tetap yang menguraikan serangkaian tindakan yang berhubungan yang harus diambil untuk menyelesaikan tugas tertentu. Prosedur menguraikan tindakan yang lebih spesifik dibandingkan kebijaksanaan.
Ø  Aturan-aturan adalah rencana tetap yang merancang suatu tindakan tertentu yang diperlukan. Pada hakikatnya, sebuah aturan menunjukan apa yang harus dilakukan oleh organisasi dan apa yang tidak boleh dilakukan.

Rencana sekali pakai :
Ø  Program adalah rencana sekali pakai untuk melaksanakan suatu proyek khusus dalam suatu organisasi. Program itu memiliki keberadaan untuk mencapai tujuan yang jika bisa diselesaikan akan membantu keberhasilan jangka panjang dari perusahaan.
Ø  Anggaran adalah rencana sekali pakai yang meliputi jangka waktu tertentu. Anggaran perusahaan adalah anggaran mendetail tentang bagaimana dana akan dibelanjakan pada tenaga kerja, bahan mentah, barang modal, dan lain sebagainya maupun pada bagaimana dana untuk pengeluaran tersebut akan diperoleh.

Alat – alat Perencanaan
Adalah teknik yang digunakan wirausahawan untuk membantu mengembangkan rencan-rencana.
Peramalan (forecasting)
Adalah teknik prediksi terjadinya lingkungan masa depan yang akan mempengaruhi operasi organisasi.
Metode Analisa Runtun Waktu ( time series analysis method )
Adalah teknik memprediksi penjualan dimasa mendatang dengan menganalisa hubungan historis antara waktu dan penjualan.
Penjadwalan (scheduling)
Adalah proses perumusan daftar aktivitas yang mendetail yang harus di laksanakan untuk mencapai tujuan organisasi.
Peta Gannt (Gannt Chart)
Merupakan diagram balok dengan waktu horizontal dan sumber daya vertikal
Jalur Kratis (CriticalPath)
Merupakan aktivitas proyek yang menunjukkan estimasi waktu yang diperlukan







Sumber : (http://duduwie329.blogspot.com/2011/03/perencanaan-organisasi-kewirausahaan.html